Archive for March, 2008

Plugin Untuk Web Browser Safari 3

March 19, 2008

Beberapa Plugin Untuk Web Browser:

For a richer browsing experience, you may want to install the following plug-ins:

QuickTime
Gives you access to Apple’s technology for playing all kinds of digital media. Get the plug-in

Adobe Flash Player
Allows Safari to display the rich interactive content on many websites. Get the plug-in

Adobe Reader
Lets you view and print Adobe PDF files from the websites you browse. Get the plug-in

Java
Displays Java applets you use to play games, chat online, and more. Get the plug-in

Real Player
Lets you play videos from thousands of websites and create video playlists. Get the plug-in

Windows Media Player
Allows you to play music, video, and photos and sync them to portable devices. Get the plug-in

You should seek additional support information from documents included with third party software, from web-based help at the software manufacturer’s website, or by contacting the third-party’s support personnel when applicable.
Mention of third-party websites and products is for informational purposes only and constitutes neither an endorsement nor a recommendation. Apple assumes no responsibility with regard to the selection, performance, or use of information or products found at third-party websites. Apple provides this only as a convenience to our users. Apple has not tested the information found on these sites and makes no representations regarding its accuracy or reliability. There are dangers inherent in the use of any information or products found on the Internet, and Apple assumes no responsibility in this regard. Please understand that a third-party site is independent from Apple and that Apple has no control over the content on that website.

Mudah scan network dengan NETSCAN

March 14, 2008

Biasanya untuk melihat network share kita harus masuk “My network place” terlebih dahulu, kemudian “Entire Network” dan “Microsoft Windows Network”. Baru browsing group dan komputernya.

netscan_scrshot.jpg

Tapi dengan Netscan kita bisa melihat dan melakukan explore dari share folder komputer yang bersangkutan. Program ini berlisensi freeware jadi bebas untuk digunakan.

Dengan Netscan bisa juga digunakan untuk melakukan scanning komputer di jaringan kita, jadi bisa memberikan informasi komputer mana saja yang aktif saat ini.

Download NetScan

Bila Al Quran Bisa Bicara

March 14, 2008

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana Waktu engkau masih
kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku. Dengan wudu’ aku kau sentuh
dalam keadaan suci.

Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari. Aku engkau baca dengan
suara lirih ataupun keras setiap hari

Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra.

Sekarang engkau telah dewasa…

Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku… Apakah aku bacaan usang
yang tinggal sejarah…

Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?

Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana
menyimpannya.

Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu.

Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa.

Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan.

Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian.

Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.

Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.

Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…..

Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV.

Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia.

Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.

Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (Basmalah).

Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi.

Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu.

Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu.

Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku.

Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.

Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu. Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun.

E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan.

Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.

Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku.

Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV.

Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga.

Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk.

Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah.

Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari.

Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu.

Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali Itupun hanya beberapa lembar dariku.

Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu.

Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.

Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ?

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba.

Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya.

Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu… Setiap saat berlalu…kuranglah jatah umurmu…

Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu.. Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu.

Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.

Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati… Di kuburmu nanti….

Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan. Yang akan membantu engkau membela diri.

Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu.

Dari perjalanan di alam akhirat. Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu.

Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.

Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari. Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci.

Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui. Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.

Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu… Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu.

Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu. Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.

Sentuhilah aku kembali… Baca dan pelajari lagi aku….

Setiap datangnya pagi dan sore hari. Seperti dulu….dulu sekali…

Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos… Di surau kecil kampungmu yang damai.

Jangan aku engkau biarkan sendiri…. Dalam bisu dan sepi….

Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi. Mahabijaksana.

Semoga bermanfaat.

Wa Billahit-taufiq wal-hidayah

Wassalamualaikum wr.wb

“Utamakan SELAMAT dan SEHAT untuk duniamu, Utamakan SHOLAT dan ZAKAT
untuk akhiratmu”

From: Unknown (lupa sumber aslinya)

Bahagia

March 14, 2008

Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata.
Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti.

Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati.
Untuk menyadari, betapa ia dicintai.

Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri.
Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati,
berusaha meraih yang tidak dapat diraih,
memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan,
tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada.

Manusia buta, karena egois dan hanya memikirkan diri,
tidak sadar bahwa ia begitu dicintai,
tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha
meraih lebih,
dan tidak mau sadar karena serakah.

Ada teman yang begitu mencintai,
namun tidak diindahkan,
karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri.

Memilih teman dan mencari-cari,
padahal di depan mata ada teman yang sejati.

Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah,
ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi
pusat perhatian, selalu dinomorsatukan.

Padahal, semua manusia memiliki peranan,
hebat dan no.1 dalam satu hal,
belum tentu dalam hal lain,
dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri,
jikalau berharap dari orang lain,
siaplah ditinggalkan,
siaplah dikhianati.

Kita akan bahagia bila bisa menerima diri apa adanya,
mencintai dan menghargai diri sendiri,
mau mencintai orang lain,
dan mau menerima orang lain.

Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadanya,
bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita,
tak perlu berkeras hati,
pasrahkan dirimu padaNYA….

Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan,
meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari
karena yang terindah bagiNYA selalu datang tepat pada waktunya dan kita
tidak pernah duga.

Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang
dan berusahalah menerima orang lain apa adanya

From: Unknown (lupa sumber aslinya)

Cinta dan perkwainan menurut Plato

March 14, 2008

Orang-orang bertanya padaku “Apa itu Cinta?”
Saya tak tahu jawabannya, jadi saya hanya bisa memberikan jawaban yang
saya kutip dari Plato.

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya
bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah
kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting.
Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya
kamu telah menemukan cinta”

Platopun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan
kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan
tidak boleh mundur kembali (berbalik)”

Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak
tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak
kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi,
baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak
sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan?
bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunyapun menjawab “Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah tanpa
boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon
saja.
Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya
kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Platopun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon.
Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi.
Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”

Platopun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah
menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan
kosong.

Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk
amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak
mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”

Gurunyapun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”

From: Unknown (lupa sumber aslinya)